Selamat datang di laman Kurikulum SMP Negeri 4 Ciemas. Berlokasi strategis di kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, SMPN 4 Ciemas berkomitmen menyelenggarakan pendidikan yang relevan, dinamis, dan berpusat pada peserta didik. Untuk Tahun Pelajaran 2025-2026, SMPN 4 Ciemas menerapkan Kurikulum Merdeka untuk seluruh jenjang (Kelas 7, 8, dan 9). Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, mencakup aspek sosial-emosional, intelektual, keterampilan, dan perilaku. Visi Kami Penyelenggaraan pendidikan kami berlandaskan pada visi: “Terbentuknya Peserta Didik yang Terampil, Mandiri, Kreatif, dan Berakhlak Mulia.” Kami berfokus mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang beriman, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Struktur Pembelajaran Kegiatan pembelajaran di SMPN 4 Ciemas dilaksanakan selama 5 hari kerja (Senin – Jumat). Struktur kurikulum kami terbagi menjadi tiga pilar utama: 1. Intrakurikuler (Akademik) Pembelajaran tatap muka reguler dengan pendekatan yang variatif. Mata pelajaran yang diajarkan meliputi: Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris Informatika, PJOK, serta Seni Budaya dan Prakarya Muatan Lokal: Bahasa Daerah (Sunda). 2. Kokurikuler (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila – P5) Ini adalah kegiatan lintas disiplin ilmu di luar jam pelajaran reguler untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap isu nyata. Pada tahun ini, tema proyek yang diangkat antara lain: Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengolahan sampah dan pemanfaatan barang bekas menjadi barang bernilai jual. Kewirausahaan: Membangun jiwa wirausaha melalui promosi makanan ringan berbahan lokal. 3. Ekstrakurikuler (Pengembangan Bakat) Untuk mewadahi minat dan bakat siswa, kami menyediakan: Wajib: Pramuka (Membangun kepemimpinan dan kedisiplinan). Pilihan: Olahraga prestasi seperti Bola Voli dan Sepak Bola. Keunggulan Program Sekolah SMPN 4 Ciemas memiliki dua program prioritas yang membedakan kami dengan sekolah lain: 🌟 Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (Geopark Ciletuh) Kami mengintegrasikan materi UNESCO Global Geopark Ciletuh ke dalam mata pelajaran. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengenal potensi daerahnya: IPA & IPS: Mempelajari lingkungan alam dan kultur masyarakat Geopark. Seni Budaya & Prakarya: Membuat kerajinan berbahan alami khas daerah yang menunjang pariwisata. Bahasa: Mengenal karakter bahasa warga sekitar Geopark. 🌍 Pendidikan Berbasis Keunggulan Global Kami mempersiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21 dengan penguasaan teknologi. Pengintegrasian perangkat TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam pembelajaran. Pengembangan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking), komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. 🙏 Program Pembiasaan Karakter Pendidikan karakter adalah pondasi kami. Sekolah menyelenggarakan: Sholat Dhuha Bersama: Setiap Selasa s.d. Jumat pagi. Literasi Al-Qur’an: Membaca Surat Yasin bersama setiap hari Jumat. Penilaian dan Kelulusan Kenaikan kelas dan kelulusan didasarkan pada penilaian komprehensif yang mencakup penyelesaian program pembelajaran, nilai sikap minimal “Baik”, serta kehadiran dan ketaatan pada tata tertib sekolah. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ SMP Negeri 4 Ciemas terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik, bersinergi dengan orang tua dan masyarakat demi masa depan putra-putri bangsa.
Best Practice Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Pelayanan Pendidikan
A. Latar Belakang Kualitas pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh mutu proses pembelajaran di kelas. Guru sebagai pelaksana utama pembelajaran perlu mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan agar mampu melaksanakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, supervisi akademik oleh kepala sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan pelayanan pendidikan di sekolah. Supervisi bukan sekadar kegiatan penilaian, melainkan proses pembinaan profesional yang bertujuan membantu guru meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui supervisi kelas yang terencana dan berkelanjutan, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dan berdampak langsung pada hasil belajar peserta didik. B. Tujuan Best Practice Pelaksanaan supervisi akademik ini bertujuan untuk: Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. Meningkatkan kompetensi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Meningkatkan pelayanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik. Menciptakan budaya refleksi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan sekolah. C. Strategi dan Langkah Pelaksanaan Supervisi 1. Perencanaan Supervisi Kepala sekolah menyusun program supervisi akademik yang terjadwal dan disosialisasikan kepada seluruh guru. Pada tahap ini dilakukan: Penyusunan jadwal supervisi kelas Penentuan instrumen supervisi Koordinasi dan komunikasi awal dengan guru Foto 1. Rapat penyusunan dan sosialisasi program supervisi akademik bersama guru. 2. Pelaksanaan Supervisi Kelas Supervisi dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke kelas saat proses pembelajaran berlangsung. Kepala sekolah mengamati kesiapan perangkat pembelajaran, strategi dan metode pembelajaran, pengelolaan kelas, pemanfaatan media pembelajaran, serta interaksi guru dengan peserta didik. Pelaksanaan supervisi dilakukan secara objektif, humanis, dan tidak mengganggu jalannya pembelajaran. Dokumentasi Kegiatan: Foto 2. Kepala sekolah melaksanakan supervisi pembelajaran di kelas. Foto 3. Aktivitas pembelajaran peserta didik saat proses supervisi berlangsung. Foto 4 Foto 5 3. Refleksi dan Tindak Lanjut Setelah kegiatan supervisi kelas, kepala sekolah melaksanakan pertemuan reflektif dengan guru untuk memberikan umpan balik konstruktif. Diskusi dilakukan untuk mengidentifikasi kelebihan pembelajaran serta aspek yang perlu ditingkatkan. Selanjutnya disusun rencana tindak lanjut berupa pendampingan, diskusi kelompok, atau pelatihan internal. Dokumentasi Kegiatan: Foto 4. Kegiatan refleksi dan diskusi hasil supervisi antara kepala sekolah dan guru. D. Hasil yang Dicapai Pelaksanaan supervisi akademik yang berkelanjutan memberikan hasil positif, antara lain: Guru lebih siap dalam menyusun perangkat pembelajaran. Terjadi peningkatan variasi metode dan model pembelajaran. Pembelajaran menjadi lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Pelayanan pendidikan kepada peserta didik semakin optimal. E. Dampak terhadap Mutu Pembelajaran Dampak supervisi akademik terlihat dari meningkatnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran, suasana kelas yang lebih kondusif, serta meningkatnya hasil belajar siswa. Guru juga menunjukkan sikap lebih terbuka terhadap masukan dan refleksi pembelajaran. F. Kesimpulan Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah secara terencana, humanis, dan berkelanjutan merupakan praktik baik (best practice) dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan pelayanan pendidikan. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang membina, mendampingi, dan memberdayakan guru secara profesional demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Di susun oleh: Dedi Kusmardana,S.Pd, M.M.Pd
Gerakan Pramuka Gugus Depan 0235097–0235098
“Meriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka di Kwartir Ranting Ciemas” Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus 2024, Gerakan Pramuka Gugus Depan 0235097–0235098 turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Ciemas. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan nilai-nilai kepramukaan yang kuat. Pemasangan Tenda sebagai Wujud Kemandirian Kegiatan diawali dengan pemasangan tenda oleh para peserta Pramuka. Dengan penuh kerja sama dan tanggung jawab, anggota Pramuka mendirikan tenda sebagai bagian dari latihan kemandirian, keterampilan, serta kekompakan regu. Suasana kebersamaan dan gotong royong sangat terasa sejak awal kegiatan. Foto Bersama sebelum berangkat ke Perkemahan Mengikuti Upacara Peringatan HUT Pramuka Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka yang berlangsung khidmat dan tertib. Seluruh peserta mengikuti upacara dengan penuh disiplin sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan semangat Gerakan Pramuka. Upacara ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen Pramuka dalam membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, mandiri, dan cinta tanah air. Antusias Mengikuti Berbagai Lomba Kepramukaan Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba kepramukaan yang menarik dan edukatif. Para peserta menunjukkan semangat juang, sportivitas, serta kreativitas dalam setiap perlombaan. Kegiatan lomba ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga mempererat persaudaraan antar gugus depan serta menumbuhkan rasa percaya diri para anggota Pramuka. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan 0235097–0235098 dapat semakin mengamalkan Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi aktif dalam peringatan HUT Pramuka ini menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berjiwa sosial, dan berwawasan kebangsaan.
Membentuk Generasi Berakhlak Mulia: SMP Negeri 4 Ciemas Rutinkan Sholat Dhuha Berjamaah
Ciemas – Dalam upaya memperkuat karakter religius siswa, SMP Negeri 4 Ciemas secara konsisten melaksanakan program kokurikuler pembiasaan Sholat Dhuha. Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar di Mushola Sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Ciemas, Dedi Kusmardana, S.Pd., M.M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sarana latihan kedisiplinan dan ketenangan batin bagi para siswa sebelum menerima pelajaran. “Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat. Sholat Dhuha adalah waktu terbaik untuk memohon kemudahan dalam menuntut ilmu,” ujar beliau. Rangkaian kegiatan biasanya diawali dengan: Berkumpul di lokasi. Dzikir pagi bersama. Pelaksanaan Sholat Dhuha 2 rakaat. Kultum singkat (Kuliah Tujuh Menit) dari guru atau perwakilan siswa. Melalui program ini, sekolah berharap nilai-nilai religius dapat terinternalisasi dalam diri siswa, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang harmonis, santun, dan berprestasi.